Gejala Kesurupan
Berikut ini adalah pengalaman Dyah, salah satu alumnus Turbo Hipnotis, dan pengalaman ini bisa sangat bermanfaat bagi anda, terutama bagi anda yang baru belajar hypnosis.
Sesudah berhasil dalam latihan praktek menghipnotis sewaktu di workshop, Dyah menjadi semakin pede dan mulai mengumpulkan pengalaman dan jam terbang di luar.
Kebetulan Dyah mempunyai seorang kakak perempuan yang tertarik dan bersedia dihipnotis karena ingin merasakan bagaimana rasanya dihipnotis.
Dengan teknik induksi cepat yang sudah dipelajarinya, Dyah berhasil menghipnotis kakaknya hanya dalam beberapa saat saja. Pada awalnya semuanya berjalan lancar, namun tiba tiba kakaknya mulai menangis karena teringat kembali pada mendiang ibu mereka yang sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.
Karena ini praktek Dyah yang pertama diluar workshop, Dyah mulai panik dan mencoba membangunkan kakaknya, dan hasilnya… bukannya bangun… malah tangisan kakaknya semakin keras…
Karena panik, Dyah berkata pada adiknya yang pada waktu itu ikut menyaksikan “demonstrasi” Dyah, “Aduh… jangan jangan jadi kesurupan nih…”.
Dan benar saja, reaksi kakaknya berubah seketika dan mulai menunjukkan gejala kesurupan, kalau tadi hanya menangis saja… sekarang mulai meronta ronta sambil berteriak histeris dan suaranya juga berubah seperti suara orang lain.
Saking paniknya Dyah langsung menelfon saya, dan melalui telefon saya berhasil menenangkan Dyah serta memandunya untuk mengatasi kondisi tersebut… dan selang beberapa saat kemudian kakaknya berubah menjadi tenang kembali dan semuanya menjadi normal… kecuali Dyah sendiri yang menjadi kapok dengan pengalaman “menyeramkan” tersebut.
Apakah anda juga pernah mengalami kejadian yang mirip diatas? Dan apakah hal ini juga membuat anda menjadi kapok? Bagaiman caranya menangani kasus semacam ini?
Abreaksi
Kejadian diatas sebenarnya sama sekali tidak ada hubungannya dengan kesurupan, melainkan adalah sebuah fenomena biasa yang dalam istilah hypnosis disebut dengan Abreaksi. Abreaksi adalah respons yang ditunjukkan oleh seorang suyet dalam kondisi terhipnotis akibat lepasnya emosi negatif dari bawah sadar, emosi tersebut biasanya sudah lama tertekan dan tersimpan pada level bawah sadar, dan biasanya suyet sendiripun sudah lupa atau sama sekali tidak sadar dengan kejadian yang memunculkan emosi tersebut.
Bentuk Abreaksi itu bisa bermacam macam, suyet bisa menangis saja, marah marah, berteriak histeris, meronta ronta, bahkan bisa seperti orang yang kesurupan, dan biasanya Abreaksi muncul pada peralihan trance medium ke deep. Berdasarkan pengalaman saya, sebagian besar dari kasus kesurupan adalah efek dari trance dan Abreaksi saja, terutama kasus kesurupan massal yang sering anda nonton di TV, dan umunya kasus seperti ini bisa ditangani dengan cepat dan efektif dengan menggunakan hypnosis, seperti yang sudah sering saya lakukan selama ini.
Pada kasus diatas, ketika Dyah mengatakan kepada adiknya “jangan jangan jadi kesurupan nih” sebenarnya tanpa disadari Dyah sudah memberikan sugesti tidak langsung… yaitu sugesti supaya kesurupan, dan karena kakaknya berada dalam kondisi hyper sugestif, tentu saja sugesti tersebut memunculkan fenomena yang biasa disebut “deep trance identification”, dan inilah yang menyebabkan kenapa kakaknya seperti berubah menjadi orang lain, bahkan suaranya pun berubah.
Kadang saya menggunakan fenomena ini untuk membantu peserta workshop saya untuk belajar dan meniru presentasi orang orang yang dikaguminya, sehingga hanya dalam beberapa menit saja, mereka sudah mampu memberikan presentasi dengan gaya yang mirip… gerakannya… penggunaan kata katanya… dan suaranya… dan level energinya…. semuanya mirip sekali…
Bagi pemula, kejadian abreaksi ini terkadang bisa membuat kapok, sedangkan bagi hypnotherapist berpengalaman, kejadian ini merupakan berkah, karena hal ini berarti akar permasalahan suyet sudah ditemukan, jadi tinggal digali lebih dalam saja.
Sebenarnya di dalam workshop Dyah sudah dibekali dengan cara mengatasi abreaksi tersebut, cuma karena ini pengalaman praktek pertamanya diluar workshop, Dyah menjadi panik…
Action tips
Berikut ini ada tips untuk mengatasi abreaksi yang bisa anda lakukan:
- Abreaksi adalah hal yang biasa dalam hypnosis dan biasanya hanya muncul pada beberapa kasus tertentu saja, jadi jangan takut atau panik… anda malah bisa gunakan respons tersebut untuk mendapatkan informasi tentang penyebab permasalahan suyet.
- Jika terjadi Abreaksi, pertahankan sikap yang tenang, karena begitu anda panik, suyetpun ikut menjadi panik.
- Dianjurkan untuk tidak menyentuh suyet ketika muncul Abreaksi, karena sentuhan bisa menciptakan jangkar emosi (Anchor), sehingga nantinya, setiap kali orang menyentuh tempat yang sama, akan memunculkan reaksi seperti ini lagi.
- Berikan sugesti “sekarang kejadian yang anda alami mulai kabur dan hilang dari ingatan anda… fokus kembali pada nafas anda… gandakan relaksasi anda… sehingga sekarang anda menjadi jauh lebih tenang… lebih nyaman… dan lebih damai..”, jika perlu ulangi sugesti tersebut bekali kali hingga suyet menjadi tenang kembali.
- Begitu suyet kembali tenang, anda boleh bangunkan atau lanjutkan dengan sesi anda.
- Anda bisa juga menanamkan sebuah jangkar emosi “Tempat Kedamaian” sebelum memasukkan suyet ke deep trance, sehingga seandainya terjadi Abreaksi, dengan cepat anda bisa menenangkan suyet hanya dengan mengembalikan suyet ke tempat kedamaiannya.
Semoga bermanfaat.
Salam Turbo
Dipl. –Ing. Awie Suwandi MCH.
Hypnosis Life Coach & Hypnotherapist







pak Awie di buku anda turbo hipnotis dikatakan menjaga suyet supaya tak melukai diri sendiri ketika abreaksi,kmd disini disarankan tak menyentuh suyet,klo mau jatuh/melukai diri sendiri klo tak disentuh trs bagaimana pak?klo abreaksiny sudah menyeramkan spt kesurupan klo disugesti apa suyet dengar pak?kan dia teriak2 ngak karuan,mohon penjelasany terima kasih
Terimakasih sdh mengirimkan comment, maksudnya kalau anda msh belum berpengalaman, sebisa mungkin menghindari kontak fisik krn bisa terpasang sebuah jangkar emosi tanpa kita sadari, tp kalau suyet sdh sampai mau melukai dirinya mau ga mau ya harus di sentuh…
Tp jika anda sdh berpengalaman, disentuh jg gpp, cari tempat yg paling sering disentuh, atau berikan segesti supaya tenang ketika disentuh…
Kalau suyet sdh berteriak spt kesurupan, andapun hrs berteriak ketika memberikan sugesti supaya masih kedengaran, atau anda jg bs menggunakan shock deepening, yaitu tepuk tengkuknya dgn keras sambil menarik tangannya kebawah dan sambil memberikan sugesti tidur lbh lelap lagi… umumnya sesudah anda lakukan 5-6 kali, suyet akan langsung masuk ke deep trance dimana sdh terjadi kelumpuhan motorik dan tidak akan meronta ronta lagi… barulah beri sugesti untuk tenang dan sugesti pengunci supaya kedepannya tidak bisa kesurupan lagi…
Cara lain, biasakan anda menanamkan jangkar emosi berupa tempat kedamaian, dan ketika terjadi abreaksi, anda tinggal mengaktifkan jangkar emosi untuk mengembalikannya ke tempat kedamaian dan menjadi tenang kembali…
salam