Covert Influence (Bag.1)

Table of contents for Covert Influence

  1. Covert Influence (Bag.1)

Influence

Apa yang dimaksud dengan Covert Influence?

Untuk menjelaskan tentang influence saya akan menggunakan contoh seperti ini..

Sahabat Turbo, jika tiba tiba didepan anda muncul seekor harimau yang besar, kira kira apa yang akan anda lakukan? Apakah anda akan menganalisa dulu baru lari, atau lari dulu baru berpikir?

Tentu saja anda akan lari dulu dan sesudah berada di tempat yang aman anda baru memikirkan pengalaman tersebut bukan? Ini merupakan refleks bertahan hidup pada setiap makhluk hidup yang sudah terkondisikan sejak jutaan tahun yang lalu, dan yang masih kita miliki sampai saat ini.

Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa refleks tersebut bisa dikondisikan, hal ini dibuktikan oleh seorang ilmuan Rusia dr Ivan Pavlov pada seekor anjing.

pavlov

Dalan eksperimen ini dr Pavlov membunyikan sebuah bel setiap kali memberi makan pada anjing percobaan tersebut, cara membunyikan bel sambil memberi anjing makanan ini dilakukan terus menerus hingga terkondisikan sebuah refleks, yaitu sesudahnya, setiap kali bel dibunyikan, maka anjing percobaan ini akan mengeluarkan air liur meski tidak diberi makanan sama sekali.

Nah covert Influence adalah metoda yang mempelajari tentang bagaimana cara mengkondisikan refleks tersebut pada partner bicara kita dan bagaimana caranya memanfaatkan refleks ini untuk mengarahkan dan mempengaruhi perilaku mereka supaya mereka dengan sukarela mau melakukan apa yang kita harapkan dari mereka.

Dan sesuai dengan namanya “Covert” yang berarti terselubung, maka semua proses pengkondisian akan dilakukan secara tersamar dan tidak disadari oleh partner bicara kita, dan karena tidak disadari tentu saja akan lebih susah untuk dibantah dan sudah untuk ditolak.

Kenapa kemampuan Covert Influence itu penting?

Untuk itu saya akan mulai dari sebuh premis yang banyak digunakan dalam terapi, yaitu “kita tidak pernah memiliki kontrol atas orang lain, yang kita miliki hanyalah kontrol atas diri kita sendiri”.

Untuk lebih jelasnya anda bisa memperhatikan gambar yang dibawah ini:

lingkaran

Gambar diatas menunjukkan 3 lingkaran, lingkaran paling dalam dengan warna biru yang diberi tulisan kontrol, lingkaran ditengah yang warnanya abu abu dan lingkaran luar dengan garis putus putus berwarna merah.

Semua yang berada di dalam lingkaran dalam biru itu mewakili hal hal yang masih bisa kita kontrol, yaitu hal hal yang berhubungan dengan diri kita sendiri, misalnya pikiran, emosi, kebiasaan, perilaku, pekerjaan kita dan lain lain.

Lingkaran terluar dengan garis putus2 warna merah itu mewakili hal hal sudah sudah diluar kontrol kita, misalnya emosi, pikiran dan perilaku orang lain.

Nah lingkaran abu abu yang ditengah adalah wilayah yang merupakan peralihan dari hal hal yang masih bisa kita kontrol ke hal hal yang sudah diluar kontrol kita, dan inilah wilayah influence, yaitu hal hal yang masih bisa kita arahkan dan bisa kita pengaruhi.

Jadi dengan memahami dan menguasi Covert Influence, anda masih mampu mempengaruhi dan mengarahkan perilaku orang lain supaya mereka berperilaku sesuai dengan yang kita harapkan dari mereka, dan karena dilakukan secara covert maka partner bicara kita tidak akan menyadarinya, bahkan terkadang mereka akan merasa bahwa hal hal yang mereka lakukan adalah atas kemauan dan kehendaknya sendiri.

Apa saja strategi dan teknik dalam influence, akan saya sharing di artikel berikutnya.

Salam Turbo

Covert Influence (Bag.1)